
Lisbon - Lain ladang, lain belalang. Portugal punya cara sendiri untuk menjaga dan menghormati alam yang dipijaknya. Portugal gunakan kendaraan beroda empat listrik untuk go green.
Diintip detikcom dari BBC, Selasa (23/4/2019) Portugal berada di peringkat ketiga dalam penghargaan Planet & Climate Index. Portugal punya cara sendiri untuk menjaga alamnya.
Hal yang paling terang akan terlihat di Kota Lisbon. Traveler akan dengan gampang menemui banyaknya kendaraan beroda empat listrik. Ini menjadi salah satu solusi bagi Portugal dalam gerakan lebih ramah lingkungan.
Untuk memasok listrik, Pemerintah Portugal mendorong masyarakatnya untuk memakai panel surya atau pompa air. Bahkan pompa air dipakai juga sebagai penyaringan air hujan menjadi air bersih. Air ini dipakai untuk menyiram tanaman, mencuci pakaian dan kebutuhan air bagi peliharaan.
Menjadi negara agraris, Portugal memanfaatkan sumber daya alamnya yang melimpah. Di area perbatasan dengan Spanyol, Portugal mempunyai mesin energi terbarukan dari angin. Ada juga danau yang jadi tenaga pembangkit listrik.
Energi terbarukan ini dinilai lebih murah oleh masyarakat Portugal. Sehingga mereka oke untuk memakai terobosan tersebut.
BACA JUGA: Kasihan Bumi, Punya Sampah Hampir Seluas Indonesia
Selain kendaraan beroda empat listrik, Portugal juga punya skuter listrik bagi anak muda. Penyewaan skuter listrik menjadi hal yang terkenal di Kota Lisbon.
Menjadi ramah lingkungan tak hanya sekedar mengubah moda transportasi. Portugal juga memakai konsep daur ulang dan pengomposan sebagai salah satu cara hidup yang ramah lingkungan.
Tiap lingkungannya, Portugal mempunyai daerah sampah khusus yang mempermudah penduduknya untuk mendaur ulang sampah rumah tangga. Sampah baterai saja punya daerah khusus.
Hal ini rupanya tidak berlangsung dalam sekejap. Pemerintah Portugal bekerja keras dalam mengedukasi masyarakat khususnya memalui bidang pendidikan.
"Di sekolah menengah, kami mempunyai banyak kelas wacana pendidikan lingkungan dan kami sering mengikuti kelas-kelas di taman setempat untuk membangun cinta kepada kita terhadap lingkungan," kata Magalhaes, seorang penduduk Portugal. Sumber detik.com

Posting Komentar